SMILE For Indonesia
8-9 februari merupakan hari yang pantas untuk dikenang dan
bertepatan di balai desa Girimulyo, Kulon Progo. Hari dimana aku dipertemukan
dengan keluarga baru, keluarga yang akan bersama-sama mewujudkan sebuah visi
yang sama. Dan keluarga itu dinamakan BEM FT UNY.
Memang aku terlalu berani mengambil sebuah keputusan untuk bergabung bersama meraka, bersama orang-orang yang nantinya akan membawa perjalanan BeM FT UNY mau di bawa kemana. Berbagai jurusan terlimbat andil didalamnya itu mengapa bulat tekatku untuk bergabung bersama mereka, mencoba mencari tantangan yang baru tantangan yang besar dan masalah yang besar pula. Memang terasa canggung diawal ketika aku masuk kedalam bagian mereka, merasa aneh atau apalah tetapi kini sedikit demi sedikit rasa itu aku hilangkan untuk keprofesionalan ku di BEM FT UNY. Mencoba membuat komunikasi yang baik antar pengurus, menghilangkan sifat jaim, dan tetap terbuka kepada semuanya itulah yang aku jalankan diawal kepengurusanku di lantai satu PKM FT UNY. Niatan untuk bergabung bersama keluarga BEM FT UNY memang sudah tertanam ketika awal masuk kuliah karena aku berniatkan untuk mengembangkan sayap kecil ini kedunia yang lebih luas, mencoba menjadi manusia yang bermanfaat, dan menjadi manusia yang tak kenal lelah untuk berkarya. Meskipun haari itu lelah karena rapat kerja atau yang sering disebut RAKER itu hingga larut malam tapi tetap mengandung makna yang perlu dipertanggung jawabkan kelak. PSDM itulah sebuah tempat dimana aku mengembang amanah baru di tahun 2014. Ranah kerjanyapun tak jauh berbeda dengan tahun kemarin hanya kini luasannya lebih luas tingkat fakultas, sedangkan tahun lalu tingkat jurusan itu berarti sebuah tantangan yang besar telah menanti didepan mata. Aku pun dipertemukan yang jauh berbeda dengan tahun lalu di PSDM ini, dengan kadep seorang ibu yang senantiasa mengayomi kita yaitu mb ihti, dan partner kerja mas aditya, jauhari, aisyah, ririn. Mereka yang siap melengkapi kekuranganu ketika aku menjalankan amahku di PSDM BEM FT UNY. Tak lepas dari PSDM, ada berbagai biro dan departemen yang tak kalah penting untuk melengkapi kami semua untuk membantu mas Bani dan mas Adit mewujudkan sebuah visi tersebut. Kebersamaan itu indah, itulah yang aku rasakan ketika pagi hari ditanggal 9 februari itu. Dimulai dari jalan-jalan pagi hingga akhirnya adanya final project. Sebelum kemi memasuki game final project terlebih dahulu kami melakukan beberapa games yang menuntut kerjasama dan kekompakan yang baik pula. Ya, memang menurutku yang paling mengesankan dan mengenang ya di final project itu dimana disana kami pengurus BEM FT UNY diberi dua buah lilin yang berguna untuk menyalakan lilin yang lebih besar lagi dimana ketika kami membawa lilin tersebut disana banyak sekali pengganggu. Pengganggu yang siap untuk mematikan lilin-lilin tersebut tetapi kami tidak kehilangan akal tak kehilangan kekompakan untuk menjaga lilin tersebut, meskipun disana emosi benar benar terkuras tetapi itu yang membuatku merasakan namanya keindahan dalam berkeluarga. Setelah lilin yang kami bawa berhasil melalui rintangan yang ada dan akhirnya sampai ditujuan yang telah disiapkan yaitu sebuah lilin besar yang nantinya akan sebagai pemotong tali sebuah visi misi BEM FT UNY. Pemutusan tali itu dilakukan oleh mas bani dan mas adit selaku ketua dan wakil ketua BEM FT UNY yang menjadi penggerak kita semua, pembacaan visi misi pun dilaksanakan dengan dilanjutkan oleh pengurus BEM FT UNY yang lainnya, sungguh anamah itu ternyata benar-benar akan aku tempuh selama setahun mendatang itu yang aku rasakan ketika pembacaan visi dan misi berlangsung. Sebuah amanah yang tak bisa di permainkan pertanggung jawabannya karena sebuah amah adalah sebuah janji dan dimana janji itu akan dimintai pertanggung jawabannya kelak. Suara lantang mas bani yang menggetarkan hati kecilku “ Are you ready.... YES, Are you ready.... YES, Are you ready.... YES. BEM FT UNY 2014..? We Will SMILE For Indonesia. Hump, sebuah mimpi untuk membentuk indonesia tersenyum. Setelah apa yang menjadi agenda kami di dua hari tersebut selesai akhirnya tiba waktunya untuk berkemas, untuk kembali ke kampus dan bersiap untuk melaksanakan apa yang telah menjadi tanggung jawab kita.
Memang aku terlalu berani mengambil sebuah keputusan untuk bergabung bersama meraka, bersama orang-orang yang nantinya akan membawa perjalanan BeM FT UNY mau di bawa kemana. Berbagai jurusan terlimbat andil didalamnya itu mengapa bulat tekatku untuk bergabung bersama mereka, mencoba mencari tantangan yang baru tantangan yang besar dan masalah yang besar pula. Memang terasa canggung diawal ketika aku masuk kedalam bagian mereka, merasa aneh atau apalah tetapi kini sedikit demi sedikit rasa itu aku hilangkan untuk keprofesionalan ku di BEM FT UNY. Mencoba membuat komunikasi yang baik antar pengurus, menghilangkan sifat jaim, dan tetap terbuka kepada semuanya itulah yang aku jalankan diawal kepengurusanku di lantai satu PKM FT UNY. Niatan untuk bergabung bersama keluarga BEM FT UNY memang sudah tertanam ketika awal masuk kuliah karena aku berniatkan untuk mengembangkan sayap kecil ini kedunia yang lebih luas, mencoba menjadi manusia yang bermanfaat, dan menjadi manusia yang tak kenal lelah untuk berkarya. Meskipun haari itu lelah karena rapat kerja atau yang sering disebut RAKER itu hingga larut malam tapi tetap mengandung makna yang perlu dipertanggung jawabkan kelak. PSDM itulah sebuah tempat dimana aku mengembang amanah baru di tahun 2014. Ranah kerjanyapun tak jauh berbeda dengan tahun kemarin hanya kini luasannya lebih luas tingkat fakultas, sedangkan tahun lalu tingkat jurusan itu berarti sebuah tantangan yang besar telah menanti didepan mata. Aku pun dipertemukan yang jauh berbeda dengan tahun lalu di PSDM ini, dengan kadep seorang ibu yang senantiasa mengayomi kita yaitu mb ihti, dan partner kerja mas aditya, jauhari, aisyah, ririn. Mereka yang siap melengkapi kekuranganu ketika aku menjalankan amahku di PSDM BEM FT UNY. Tak lepas dari PSDM, ada berbagai biro dan departemen yang tak kalah penting untuk melengkapi kami semua untuk membantu mas Bani dan mas Adit mewujudkan sebuah visi tersebut. Kebersamaan itu indah, itulah yang aku rasakan ketika pagi hari ditanggal 9 februari itu. Dimulai dari jalan-jalan pagi hingga akhirnya adanya final project. Sebelum kemi memasuki game final project terlebih dahulu kami melakukan beberapa games yang menuntut kerjasama dan kekompakan yang baik pula. Ya, memang menurutku yang paling mengesankan dan mengenang ya di final project itu dimana disana kami pengurus BEM FT UNY diberi dua buah lilin yang berguna untuk menyalakan lilin yang lebih besar lagi dimana ketika kami membawa lilin tersebut disana banyak sekali pengganggu. Pengganggu yang siap untuk mematikan lilin-lilin tersebut tetapi kami tidak kehilangan akal tak kehilangan kekompakan untuk menjaga lilin tersebut, meskipun disana emosi benar benar terkuras tetapi itu yang membuatku merasakan namanya keindahan dalam berkeluarga. Setelah lilin yang kami bawa berhasil melalui rintangan yang ada dan akhirnya sampai ditujuan yang telah disiapkan yaitu sebuah lilin besar yang nantinya akan sebagai pemotong tali sebuah visi misi BEM FT UNY. Pemutusan tali itu dilakukan oleh mas bani dan mas adit selaku ketua dan wakil ketua BEM FT UNY yang menjadi penggerak kita semua, pembacaan visi misi pun dilaksanakan dengan dilanjutkan oleh pengurus BEM FT UNY yang lainnya, sungguh anamah itu ternyata benar-benar akan aku tempuh selama setahun mendatang itu yang aku rasakan ketika pembacaan visi dan misi berlangsung. Sebuah amanah yang tak bisa di permainkan pertanggung jawabannya karena sebuah amah adalah sebuah janji dan dimana janji itu akan dimintai pertanggung jawabannya kelak. Suara lantang mas bani yang menggetarkan hati kecilku “ Are you ready.... YES, Are you ready.... YES, Are you ready.... YES. BEM FT UNY 2014..? We Will SMILE For Indonesia. Hump, sebuah mimpi untuk membentuk indonesia tersenyum. Setelah apa yang menjadi agenda kami di dua hari tersebut selesai akhirnya tiba waktunya untuk berkemas, untuk kembali ke kampus dan bersiap untuk melaksanakan apa yang telah menjadi tanggung jawab kita.

Komentar
Posting Komentar