Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2014

celotehan tak berarti II

sebuah kesendirian nampaknya perlu aku lanjutkan entah sampai kapan. sebuah kenyamanan hadir didalamnya, ketika aku menggeluti hal itu aku bersyukur aku masih bisa menikmati indahnya hidup indahnya melihat kebesaran dan kuasa Allah. meskipun aku terlihat bodoh dan meninggalkan tanggung  jawab tapi sunguh dalam hati ini tak ada niat hal seperti itu. mungkin ini bagian dari proses, proses pemahaman hidup agar hidup ini lebih bermanfaat. aku teringat benar kesalahanku waktu lalu dan sungguh dalam hati ini menyesal dan ingin memperbaiki masa laluku. selagi masih ada waktu untuk memperbaikinya apasalahnya untuk memperbaiki. mari kita nikmati indahnya menyendiri untuk menjadi lebih baik.

celotehan tak berarti

ketika hati ini rapuh ketika hati ini gelisah ketika hati ini penuh dengan ketidakpastiaan dan ketika hati ini sulit untuk ditata masyaAllah, bukankah hati ini sangatlah sensitif dengan ketidakpastian dalam hati ini, dalam jiwa ini dan dalam batin ini aku ingin berbenah dan kembali menjadi manusia yang bersih

ketika sebuah impian kembali bersemi part 1

tak terasa hidupku hampir setengah abad. tapi serasa aku belum bisa mewujudkan impiankku dulu. berasa menjadi orang yang belum bermanfaat, berasa menjadi orang yang selalu merasa merugi, dan berasa menjadi orang yang paling hina. tak terbayangkan ketika dulu aku bisa menuliskan beberapa angan-angan masa depan dan itupun aku yakini bahw aku bisa tapi entah kenapa hingga saat inipun masih ada impian yang belum aku capai. mungkin karena aku terlena dengan kehidupan sekarang atau mungkin aku sudah merasa begitu  nyaman dengan apa yang aku jalani saat ini. masyaAllah. menghela nafas panjang dan kembali meneteskan air mata. sungguh berasa menjadi orang yang tak berguna dengan klondisi seperti saat ini. saat kecil begitu mudah aku berucap aku ingin itu, aku ingin ini tapi ketika dewasapun datang aku tak berani memimpikan hal yang besar, pasti melihat manfaat dan mudzorotnya.