amanah sebuah pemberian :)

sudah tak heran lagi, memang memberi itu lebih baik dari pada meminta. pemberian merupkan hal yang kita relakan untuk orang lain dan itu memiliki kebermanfaatan bagi orang lain. dari kerelan dan manfaat inilah yang akan membawa pada sebuah keadaan yang menyenangkan dan mententramkan kedua belah pihak.
Allah berfirman "katakanlah kepada hamba-hambaku yang telah beriman; 'hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebagaian rezeki yang Kami berikan berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat), yang hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan (QS. Ibrahim 31) apapun pemberian dalam islam mencakup beberapa hal, dari infaq, zakat, sedekah. amanahpun termasuk salah satu pemberian. lebih indah ketika amanah itu diberi daripada diminta. mungkin tak semua berpendapat yang sama akan hal itu tapi menurutku itulah yang indah. dengan begitu, saling berbagi antar sesama manusia merupakan bagian yang tak bisa terpisahkan karena kita merupakan makhluk sosial yang saling melengkapi satu sama lain. tak bisa membayangkna saja ketika kehidupan ini tidak diajarkan atau dianjurkan untuk saling memberi dan menerima. yang ada kita sebagai makhluk hidup akan menjadi makhluk yang individualis, miskin, dan tidak mempunyai rasa kemanusiaan. masyaAllah.
dari Hakim Ibnu Hazm ra, bahwa Nabi saw, bersabda 'Tangan yang di atas (pemberi) lebih baik daripada tangan yang dibawah (penerima); dan mulaikanlah dari orang orang yang banyak tanggungannya; dan sebaikbaik sedekah ialah yang diambil dari sisa kebutuyhan sendiri. barangsiapa menjaga kehormatannya, Allah akan menjaganya. dan barangsiapa merasa cukup, Allah akan mencukupkan kebutuhannya"

amanah bukanlah suatu hal yang bersifat "main main", yang bisa seenaknya ditukar dengan harta benda. amanah adalah amanah, yang didalamnya terkandung sakaralitas kualitas spiritual dalam diri seseorang. artinya, bagaimana cara seseorang memegang amanah itu. bagaimana mensikapinya pula. semakin jujur dan bertanggungjawab   seseorang dalam memegang mandat atau tugas, berarti semakin baik pula nilai nilai keberagaman orang tersebut. dan begitupun sebaliknya. jika berbicara masalah amanah, kita telah menemukan suri tauladan  terbaik, yaitu Rasulullah saw. bagiku, Beliaulah manusia terpilih yang kuat dan teguh menjalankan amanah. perjalanan perjuangan beliau dalam menegakkan panji panji kebenaran (islam) sungguh merupakan bukti bahwasannya beliau menjaga kuat akan amanah tanpa keluhan sedikitpun, yang hakikatnya datang dari Allah SWT. dalam surat Al Anfal ayat 27 pun telah tertulis jelas, "Hai orang orang yang beriman, janganlah kamu menghianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan juga janganlah kamu menghianati amanah amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui."

sangat ironi sekali ketika sebuah jabatan (amanah) itu diminta dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannjabatan tersebut. lagi lagi mau dibawa kemana arah moral ini. semua telah terbayarkan oleh uang. kekuasaan, hati nurani, dan harga diri telah terjual dengan rupiah. memang tak bisa dipungkiri ketika apa yang kita lakukan didunia ini semua karena uang, karena uang telah membuat semuanya berubah. dan itu yang perlu dibenarkan dan diluruskan. dimulai dari diri sendiri dalam menyebar kebaikan dan kemudian kita tularkan ke sahabat sahabat kita terdekat.

sebuah sejarah baru ketika perombakan amanah yang dilakukan dirumah kedua ku, tak terbayangkan hal kemarin itu dilaksanakan pula. belum ada organisasi lain yang berani melaksanakan hal ini, tapi itulah sebuah pergerakan mahasiswa. berani beraksi dengan segala konsekuensi yang ada. meskipun ada yang memandang sebelah mata akan hal ini, tapi kami telah memikirkan matang matang hal tersebut. dan bukan saatnya lagi memikirkan akan pembicaraan negatif yang orang lain lontarkan kepada rumahku ini tapi bergerak penuh semangat dengan penuh tanggung jawab. seorang pemimpin, kadep, staff ahli, sampai staff pun merupakan amanah (pemberian) meski kita bisa memintanya tapi alahngkah indahnya ketika amanah tersebut diberikan karena tidak secara sengaja kita telah dipercaya oleh orang lain. 
semua yang telah terjadi biarlah terjadi, dan semuanya diambilah sisi positif dan negatifnya. ketika baik yang terus dipertahankan dan ketika buruk terus diperbaiki untuk menjadi baik. ingatlah bahwasannya hidup kita tidak bisa berdiri sendiri dan perjuangan kita di rumah ke dua inipun tidak bisa berdiri sendiri, maka dari itu marilah kita bersama sama berjuang dan menjalankan amanah yang telah diberikan kepada kita dengan sebaik baiknya. saling memahami dan menghargai satu sama lain, karena dirumah ini banyak kepala, bayak pemikir, dan banyak hati. pintar pintar dalam memposisikan diri. 

salam cinta, salam perjuangan.
atas nama cinta kita berjuang ^ ^

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

it's my choice

Inilah caraku memaknai arti cinta

Terdiam